Tampilkan postingan dengan label CERITA HOROR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERITA HOROR. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 April 2012

Dendam Pocong


Huy Guyz, saya Day. Kejadian ini terjadi kurang lebih 6 bulan lalu di kampung seberang rumah saya. Pada saat itu saya dan teman-teman sedang asyik jalan-jalan menikmati sore hari sekaligus ngobrol-ngobrol tentang perempuan sampai ke dunia mistik. Setelah sekian banyak cerita dan selesai makan sop buah, kami pun berkeliling. Ketika kami melewati sebuah pemakaman umum kami merasakan ada suatu hal yang aneh dan kami pun berbincang.

Setelah kami memperhatikan seluruh makam yang ada, akhirnya kami menemukan satu makam yang masih baru. Saya pun turun dari motor menghampiri makam tersebut. Setelah sampai, saya memegang papan nisan makam itu dengan maksud ingin mengetahui apa yang terjadi didalam makam tersebut. Ternyata benar dugaan saya bahwa jenazah didalam makam tersebut masih memliki dendam kepada seseorang. Lalu saya pergi dari makam itu menghampiri abang saya. Saat kami ingin pergi datang 2 orang menghampiri kami, yang menurut saya bisa dibilang tokoh masyarakat. Saya dan abang mengeluarkan KTP kami yang kemudian dilihat oleh mereka kemudian diberikan lagi kepada kami. Mereka pun saling menganggukkan kepala.

Kami pun pulang karena hari hampir magrib sambil membahas mengenai informasi yang diberikan oleh tokoh masyarakat itu. Saya pun memberi salam dan masuk rumah kemudian mengambil segelas air putih serta memikirkan hal yang tadi. Saya pun berkata dalam hati "Kenapa perempuan itu bunuh diri dan ingin balas dendam?, saya harus tau jawabannya dan nanti malam sekitar jam 12 saya akan mulai cari tahu".

Jam 12.05 saya pun terbangun dari tidur kemudian segera berwudhu dan shalat tahajud serta dzikir dengan maksud meminta perlindungan kepada Yang Kuasa. Setelah selesai saya pun keluar ke tempat pemakaman umum tadi, karena cuaca yang cukup dingin saya menggunakan jaket. Malam yang sunyi diringi suara angin serta jalan yang cukup gelap, namun saya terus berjalan sendiri tanpa ada seorang pun yang lewat. Sepanjang jalan pun saya sering melihat makhluk-makhluk halus melintas namun saya tidak memperdulikannya karena saya anggap mereka sedang menemani saya berjalan, ya itung-itung daripada jalan sendirian kan bete ya.

Akhirnya sampailah saya di tempat pemakaman umum namun saya mencari jalan lain agar tidak diketahui oleh siapa pun karena ada yang ronda malam itu. Setelah sampai persis jarak 15 meter dari makam permpuan itu, saya pun terdiam sekaligus menyalakan rokok karena cuaca yang cukup dingin sambil terus memperhatikan makam tersebut bercampur dengan wangi kembang tujuh rupa. Dua puluh menit lamanya saya menunggu akhirnya tiba waktunya saya melihat seperti ada asap yang keluar dari makam itu namun tiba-tiba asap itu menghilang dan saya merasakan ada sesuatu dibelakang saya. Walaupun saya tidak menoleh kebelakang tapi saya tahu bahwa yang dibelakang itu adalah perempuan yang meninggal tiga hari lalu yang kini telah menjadi arwah penasaran (pocong).

Arwah penasaran perempuan itu pun pergi, kemudian saya menghampiri makam itu dan mematahkan kayu nisannya. Setelah itu saya pergi pulang sambil menyalakan sebatang rokok. Detik demi detik, menit demi menit, selangkah demi selangkah saya terus berjalan didalam kegelapan malam serta angin malam.

Sesampainya di rumah saya segera ke belakang untuk mencuci muka, setelahnya saya mengambil satu kendi yang didalamnya terdapat beras kemudian menancapkan potongan kayu nisan. Saat saya sedang mendengarkan musik tiba-tiba potongan kayu tersebut bergerak, itu pertanda bahwa perempuan itu telah melakukan sesuatu. Kemudian saya memegang potongan kayu nisan itu dan memejamkan mata dengan maksud melihat apa yang dilakukan perempuan itu. Ternyata, dia telah menemukan salah seorang yang telah memperkosanya. Api dendam yang begitu besar yang ada pada perempuan itu dan ketakutan yang sangat mendalam bagi laki-laki itu. Hari berganti hari, siang dan malam silih berganti saya terus mengawasi perempuan itu dari kejauhan.

Satu Minggu lamanya sudah, saat malam tiba disaat saya sedang tertidur perempuan itu datang ke rumah, tepat di depan rumah dia memanggil "Baginda Baginda bangunlah, aku ada di depan rumahmu". Akhirnya saya pun terbangun kemudian melihat melalui jendela, untung saja keluarga saya tidak ada yang bangun, andaikan mereka bangun habislah sudah. Akhirnya saya pun keluar. Kemudian saya menggenggam tangan saya lalu membaca bacaan yang saya baca terus meniupkan ke perempuan itu, akhirnya arwah penasaran perempuan itu pun menghilang setelah saya meniupkan tangan saya. Saya pun masuk kedalam segera berwudhu melanjutkan tugas saya.

Esok harinya saya datang ketempat pemakaman, para warga sedang menggali kembali makam perempuan itu dan perasaan saya pun tenang. Di ujung pemakaman tersebut saya melihat perempuan itu, dia tersenyum melihat saya dan saya pun membalas senyumnya, ternyata dia perempuan yang cantik jelita.

Jumat, 30 Maret 2012

Penampakan Nenek-Nenek di Kontrakan Berhantu


Saya punya banyak cerita tentang kejadian nyata seputar mahluk halus/jin di mana tempat saya tinggal sejak kecil. Begini ceritanya ...

Di tempat saya tinggal, disana banyak sekali tempat kontrakan yang disewakan oleh pemiliknya yang asli pribumi (Betawi/Jakarta). Disana ada sebuah kontrakan yang dibilang sangat seram dimana para penghuninya sering diganggu oleh sebuah penampakan.

Suatu ketika waktu itu jam 7 malam selepas adzan isya, Rizal (penyewa kontrakan) melaksanakan shalat isya. Rizal melakukan shalat dengan khusyuk-nya. Setelah tahiyatul akhir dan memberi salam Rizal pun kaget sekaget-kagetnya.

Didepannya di ujung sajadahnya terlihat seorang nenek-nenek yang sedang duduk melihatnya dengan senyuman yang manis tetapi mukanya terlihat sangat pucat sekali. Rizal pun terpaku kepada sosok nenek-nenek yang ada dihadapannya dan Rizal tak dapat bergerak sedikit pun, apa lagi mengeluarkan kata-kata (Rizal berniat memanggil istrinya yang berada di ruang tamu dan Rizal hanya bisa beristighfar dalam hati).

Selama kurang lebih satu menit nenek-nenek itu pun hilang dan Rizal pun baru bisa bergerak. Ia pun langsung menceritakan kejadian yang di alaminya kepada istrinya. Istrinya pun berkata "Mungkin itu nenek kamu, kamu sudah mengirimkan doa untuknya. Ini kan malam Jumat, coba kamu kirimkan surat yasin untuk beliau".

Rizal pun berkata "Dia tak seperti nenek aku sayang, tapi aku juga lupa mengirimnya doa. Baiklah, mungkin nenek aku ingin aku mendoakannya dengan membaca surat yasin" (akhirnya dia pun membacakan surat yasin untuk neneknya. Istrinya sedang haid/datangbulan, jadi tidak bisa menemani suaminya membaca surat yasin).

Istrinya pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, cuci muka dan gosok gigi, lalu memakai pelembab sebelum tidur sambil berhadapan dengan cermin (cermin yang nampak mukanya saja terpasang di dinding ruang tamu). Sambil menoleh ke cermin dan lagi asik memoles-moles mukanya, betapa terkejutnya sang istri, yang berada dicermin bukanlah wajahnya tapi wajah seorang nenek-nenek dengan tatapan sangat tajam memandang matanya.

Pelembab pun jatuh karena kagetnya. Sambil mengucapkan "istighfar" wajah nenek dicermin itu hilang dan suaminya pun datang menanyakan kepada istrinya tentang apa yang terjadi. Istrinya pun terasa lemas setelah mengalami kejadian itu dan duduk di sofa dan menceritakan kepada suaminya. Ternyata penampakan nenek itu, sama seperti yang dialami oleh suaminya.

Kejadian ini terjadi berulang kali selama Rizal dan istrinya tinggal di kontrakan itu, dan menurut Rizal dan istrinya setiap sehabis adzan shubuh sering muncul suara orang menyapu mengunakan sapu lidi di samping kiri kontrakan itu (disana ada tanah kosong juga pohon kelapa kecil. Rizal tak berani melihatnya).

Didepan kontrakan ada jalan keluar masuk kampung dan ada juga gardu listrik JASA MARGA (dimana tempat mahluk halus berkumpul/bekas korban pembuatan dan kecelakaan jalan TOL). Atas kemauan istrinya, Rizal pun pindah dari kontrakan itu dan hanya menempatinya sekitar satu bulan. Anehnya, setiap ada yang mengontrak pasti mengalami kejadian serupa, dan akhirnya kontrakan itu dijual dan dibongkar lalu dibangun oleh pemilik yang baru.

Ini salah satu kisah mistis yang ada di sekitar tempat tinggalku. Semua teman semasa kecilku dan tukang dagang keliling pun hampir semua pernah mengalami kejadian mistis yang bertemu kuntilanak, pocong, jin, gundoruwo, dipindahin oleh jin, badan tanpa kepala dll.
PEMBACA YANG BAIK MENINGGAL KAN KOMENTAR ATAU PUN LIKE

Telpon Dari Alam Tetangga


Bangunan perusahaan yang saya jaga ini ruko 4 lantai (lantai 1 buat gudang, lantai 2 buat kantor, dan lantai 3 itu gak dipakai), nah lantai 4 itu atapnya heheeee...

Waktu sampai di tempat kerjaan jam 8 malam dan gak ada perasaan yang aneh-aneh, seperti biasa aku jaga dengan ditemani segelas kopi dan rokok heheeee, dan setiap jam aku keliling ke ruangan-ruangan dari lantai 1 sampai lantai 4 (atap ruko berupa semen cor) buat mastiin bahwa semua aman.

Jam demi jam aku lalui dengan situasi aman terkendali, tapi saat di atap ruko sekitar jam 1 malam HPku bunyi karena ada telpon masuk. Aku jadi bingung bin heran karena yang telpon itu nomernya nomer kantor yang di lantai 2 dan aku sangat yakin kalau gak ada orang di ruko selain aku. Meskipun bulukuduk ku udah berdiri, karena penasaran aku angkat aja telponnya. Perbincangan di telpon : A (penelpon) B (aku)

B : Halo...
A : Halo juga mas (suara cewek)
B : Ini siapa ya?
A : Iiih masa mas lupa, aku Herlin.
B : Beneran aku lupa, Herlin siapa siih?
A : Herlin, yang di kamar mandi di lantai 2 sebelah kanan (trus dia tertawa lirih).

Itu kamar mandi di lantai 2 memang ada tiga. Yang kiri dan yang tengah biasa dipakai karyawan, dan yang sebelah kanan gak pernah dipakai. Jiaaaahhhaaaah tambah berdiri tu bulukuduk ku...

B : Trus ngapain Herlin telpon aku?
A : Herlin mau nemenin mas jaga kikikikikik
B : Trus kamu ada dimana sekarang?
A : Iiih masa mas gak liat sih, Herlin kan ada dibelakang mas kikikikik

Wuuiiih tambah berdiri tegak bulukuduk ku dan aku langsung menoleh ke belakang untuk cari Herlin tapi gak ada...

B : Kalau memang ada dibelakangku, aku lagi ngapain sekarang?
A : Mas lagi nyalain rokok, mas gak pakai baju, mas gak pakai sepatu, cuma pakai sandal jepit warna hijau, dll, bener kan mas kikikikikkk

Jiaahaaah bener semua bahkan sampai warna celana dalem aja dia juga bener. Sampai disitu aku baru yakin kalau dia bener-bener penunggu kamar mandi lantai 2, dan obrolan kami lewat telpon membahas tentang dia semua, dari umurnya berapa saat itu, kenapa dia mati, sejak kapan dia tinggal di kamar mandi lantai 2, makluk jenis apa aja yang ada di ruko selain yang pernah aku liat, diantara semua makluk itu siapa yang paling berkuasa di ruko, obrolan kami berhenti ketika baterai HPku habis kira-kira sekitar 1 jam lebih dikit.

Yang jadi pertanyaanku sampai sekarang, kenapa dia mau menceritakan semua tentang dia sama aku dan bukan orang lain saja?. Dan sejak itu, aku dan Herlin sering bertemu kalau aku sedang jaga malam. Walaupun alamnya berbeda tapi aku gak ambil pusing yang penting aku ada teman waktu jaga malam dan gak minta sesuatu sama dia saja.

Sebenarnya masih banyak pengalaman yang aku alami di Ruko itu dari tahun 2002-2010. Insyallah nanti aku share lagi tentang pengalamanku di ruko itu dan pengalamanku yang lainnya. 2010 aku pindah ke Banjarmasin trus sekarang aku pindah lagi ke Sorong karena faktor pekerjaan.

Maaf kalau tulisan diatas gak seram, terlalu panjang dan kacau...

Dipeluk Bhak Kunti {Cerita Horor}


DI POST: Andhika
Hallow nama saya Andhika dari Bandung, mau share nih...

Kejadiannya di kamar aku. Berawal dari kamar ku yang tadinya warna cat-nya putih polos, berhubung aku suka lukis dan menggambar, aku lukis lah tembok kamarku dengan gambar-gambar dan grafitty, full aku gambar semuanya.

Setelah beberapa hari aku gambar, pas malam aku pulang main dari rumah teman aku, sekitar jam 1 an, aku gag bisa tidur dikamarku. Spontan aku paksain mataku merem waktu itu tapi gag bisa, jadi cuman tidur-tidur ayam gitu. Pas aku ngebelakangin pintu kamar aku (tidur miring), serasa badanku ada yang meluk. Aku kaget langsung merinding. Aku langsung nyebut asma Allah berulang kali, akhirnya hilang tuh pelukan. Kemudian aku santai lagi... dipeluk lagi aku dari belakang untuk yang ke-2 kalinya, aku baca-bacaan lagi. Pas hilang, aku spontan langsung pindah ke ruang tamu nonton TV biar ngilangin rasa takut...

2 hari kemudian, pacar aku datang ke rumah aku, mau nengokin aku katanya. Kebetulan pacar aku bisa liat yang begituan. Pas do`i ke kamar aku, dia melihat sosok perempuan tersenyum di atas langit-langit rumahku. Katanya pacar aku "Yank ada cewek di langit-langit kamu.." ujarnya. Spontan aku kaget donk !!!

Pas aku nganterin do`i pulang, aku ceritain semua kejadian malam itu. Dia cuman ketawain aku. Katanya "Dia suka kamu tuh, makasih katanya (kunti) atas gambar-gambar yang kamu buat di tembok" kata cewek aku. Tadinya aku engga percaya sama kata-kata pacarku soalnya nada ngomongnya kaya becanda..

Pas malem abis nganterin dia, aku sempat nongrong sama teman lagi sampe jam 11, sampe rumah jam setengah 12. Sampe rumah kebetulan keluarga masih pada nonton TV semua. Karena aku ngantuk aku tidur di kamar duluan. Singkat cerita malam itu pas aku tidur, ada yang ngegencet aku. Aku bangun tapi tetep gag bisa bergerak, suaraku gag bisa kenceng alias sesak. "Tolong-tolong" kata aku, tapi gag ada yang denger. Aku baca-bacaan lagi dalem hati, dan buahhhh akhirnya lepas tuh gencetan.

Aku lari langsung ke keluarga aku. Kata ayah aku "Kenapa Dik??". Langsung aku ceritain apa yang aku alami di dalem kamar aku, spontan sekeluarga menghampiri kamar aku. Saran ayahku sambil ngomel "Elu sih udah kamar full gambar-gambar aneh!, dimatiin lagi lampunya. Gimana gag serem !!! Udah besok cat ulang nih kamar !!!" ujar ayahku. Aku nurutin perkataan ayahku, dan alhamdulillah setelah itu udah gag ada kejadian-kejadian aneh di kamar aku,

Sekian cerita aku, semoga terhibur... wasssalam Yang punya Cerita menarik Post ke aku z!!!!!

Senin, 26 Maret 2012

Misteri Nyi Roro Kidul


Cerita tentang Nyi Roro Kidul ini sangat terkenal. Bukan hanya dikalangan penduduk Yogyakarta dan Surakarta, melainkan di seluruh Pulau Jawa. Baik di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur. Di daerah Yogyakarta kisah Nyi Roro Kidul selalu dihubungkan dengan kisah para Raja Mataram. Sedangkan di Jawa Timur khususnya di Malang Selatan tepatnya di Pantai Ngliyep, Nyi Roro Kidul dipanggil dengan sebutan Kanjeng Ratu Kidul. Di Pantai Ngliyep juga diadakan upacara Labuhan yaitu persembahan para pemuja Nyi Roro Kidul yang menyakini bahwa kekayaan yang mereka dapatkan adalah atas bantuan Nyi Roro Kidul dan anak buahnya.

Misteri Lawang Sewu


Lawang Sewu ? Bila pertanyaan ini tertuju kepada gw, jawaban gw [mungkin] akan bersinggungan dengan tempat horor, angker, eksotis dan indah. Ya, indah sekaligus mistis, kenapa ? karena ini adalah kenyataan. Entah percaya atau tidak tergantung anda menyikapinya [agak sedikit mirip dengan suatu slogan tayangan misteri di salah satu stasiun televisi rupanya

Lawang sewu merupakan salah satu sosok bangunan yang berdiri tegak, tegar menatap perkembangan kota Semarang. Letaknya tepat di jantung utama kota tersebut, di salah satu sisi persimpangan Tugu Muda, strategis, terbuka luas dan mudah sekali menemukannya [kalau sampai kesasar kebangeten banget Tempat ini secara hukum berada di bawah kekuasaan dinas PJKA [kelihatannya sekarang instansi ini berubah nama menjadi perum atau persero]. Bangunannya tegak berdiri selama [mungkin] seabad lebih, dibangun oleh bangsa Belanda yang sempat merasakan nikmatnya bumi Nusantara.

Kenapa dinamakan Lawang Sewu ? Lawang Sewu terdiri dari kata Lawang dan Sewu. Lawang artinya adalah pintu, dan Sewu berarti seribu. Bila diartikan secara harfiah menjadi Seribu Pintu. Entah siapa yang menamakan bangunan tersebut dengan Lawang Sewu, yang jelas nama tersebut tetap lekat hingga saat ini. Dari namanya jelas komponen pintu menonjol, karena pintu yang terdapat di ruangan ini sangat banyak [penulis belum pernah menghitung secara pasti]. Kabarnya, dulu bangunan ini adalah bangunan untuk pengurusan administrasi dan kemiliteran bangsa Belanda yang ada di Semarang.

Bangunan Tugu muda terbuat dari campuran bata, semen, pasir, kayu [jati tentunya], sebenarnya komponen dasarnya biasa saja, seperti bangunan saat ini. Namun ada beberapa yang membedakannya dengan bangunan-bangunan kontemporer, diantaranya adalah kualitas bahan bangunan, desain, serta tentu saja kualitas pengerjaannya. Lantai yang digunakan masih tetap sama, pondasi yang menopang keseluruhan bangunan belum banyak berubah, panel jendela dan pintu [sebagian besar] masih relatif sama, bahkan material untuk teras belum berubah, mungkin hanya mengalami pengecatan di sana sini.

Struktur bangunan terdiri dari dua buah lantai, ruangan bawah tanah, serta beberapa bangunan yang berdiri terpisah [kelihatannya sekitar 4 buah bangunan kecil mengelilinginya]. Lantai pertama [akhir-akhir ini] kadang-kadang digunakan untuk menyelenggarakan ajang eksibisi, namun lantai kedua dan lantai bawah tanah biasanya tertutup untuk umum. Bangunan-bangunan penunjang yang mengelilinginya dibiarkan terbengkalai, kecuali salah satu bangunan yang terletak di sisi timur yang digunakan sebagai tempat tinggal.

Kondisi bangunan secara umum menurut penilaian masuk ke kategori memprihatinkan hingga sangat memprihatinkan. Mengingat kebesaran namanya yang disandang hingga kini, bangunan ini sangat tidak terawat, perawatan yang diberikan tidak sebanding dengan nilai historis yang terdapat disana. Kaca jendela yang terbuat dari kaca sudah banyak [sekali] yang pecah, beberapa pintu sudah rusak, rumput yang tinggi dan tak terawat di sisi tengah maupun belakang bangunan, lantai yang kotor dan kusam.

Lawang Sewu menyimpan nuansa mistis, hal ini bukan merupakan opini pribadi melainkan kenyataan yang sudah dibuktikan oleh berbagai pihak. Pemirsa tayangan misteri Dunia Lain yang ditayang kan di TransTV mungkin pernah menyaksikan uji nyali yang dilakukan di bangunan ini dan hasilnya peserta yang bersangkutan gagal untuk menyelesaikan tugasnya. Pada tayangan tersebut terlihat sosok bayangan menyerupai wanita berambut panjang dengan pakaian putih yang datang mendekat ke peserta uji nyali tersebut. Sosok tersebut terlihat jelas di rekaman video. Selain itu banyak sekali kejadian [kebanyakan masih berupa cerita] mistik yang disaksian oleh orang-orang di sekitar area Lawang Sewu.

Pernah tersiar kabar bahwa Lawang Sewu akan dijadikan hotel beberapa tahun silam, namun sepertinya hal tersebut tidak pernah terlaksana. Faktor penyebab tidak terlaksana pembangunan tersebut juga tidak jelas hingga sekarang.

Ada beberapa hal menarik sehubungan dengan Lawang Sewu, diantaranya adalah adanya lorong yang menghubungkan antara Lawang Sewu, SMAN 3 Semarang [di Jalan Bodjong atau Pemuda] dan SMAN 1 Semarang [jalan Mentri Soepeno]. Lorong tersebut digunakan oleh para pejuang kemerdekaan untuk lolos dari kejaran musuh. Pada saat saya menanyakan hal tersebut dengan salah satu orang yang “tahu banyak”, dia mengatakan bahwa lorong tersebut telah ditutup dan tidak diketahui keberadaannya. Sayang sekali bila hal tersebut tidak terdokumentasi dengan baik. Karena aset sejarah semacam ini sangat langka di dunia, mungkin bila para profesional dunia film berniat untuk mengangkatnya ke layar kaca ataupun layar perak dengan sedikit tambahan cerita yang kuat, pasti akan berpengaruh banyak.

Belum lagi mengenai kisah tengkorak yang ditemukan di salah satu ruangan bawah tanah yang [kabarnya] berjumlah sangat banyak, kemudian kisah pembantaian serta kekejaman perang yang pernah terjadi di bangunan ini.

Cek This Out: Hasil Jepretan kamera


















Selasa, 20 Maret 2012

Kumpulan Cerita Hantu di Kampus UI Depok ‘Iiihhh Takuuuuttt..!!!’

Cerita Hantu di UI – Cerita Hantu Universitas Indonesia Depok. Bagi Anda yang tidak mempunyai nyali, dilarang untuk membaca kumpulan cerita hantu paling menakutkan di UI Depok. Kenapa duniabaca.com mengambil tema “Cerita Hantu di UI Depok?” Karena Cerita Hantu UI ternyata banyak orang yang penasaran dan ingin mengetahuinya.

Untuk itu, pada halaman ini duniabaca.com mengumpulkan cerita-cerita hantu di universitas indonesia
Depok / cerita hantu  UI depok yang dikutip dari berbagai sumber. Mudah-mudahan dapat mengobati rasa penasaran Anda dengan adanya cerita-cerita hantu serem di Kampus UI Depok.
Inilah Kumpulan Cerita Hantu UI Depok yang dapat duniabaca.com share untuk Anda. Sekali lagi, bagi Anda yang tidak mempunyai nyali, diharapkan jangan membaca cerita hantu  serem banget ini, jika memang penasaran dengan cerita hantu di UI, hendaklah Anda membaca cerita ini bareng teman2, agar Anda tidak terlalu takut.


Cerita Hantu UI – Gadis yang Gantung Diri di Rektorat
Cerita ini gua dapat sekitar tahun 1999, dari seorang senior di kampus. Sebut saja namanya Indra. Indra adalah tipe mahasiswa yang aktif di senat dan selalu berpartisipasi di setiap aktivitas kampus. Pada suatu malam, Indra dan teman2 sedang sibuk mempersiapkan poster dan berbagai hiasan untuk acara 17 Agustusan.

Satu persatu anak senat pulang, tinggal Indra dan seorang teman bernama Budi yang berencana nginap di kampus karena kerjaan mereka belum selesai. Untuk itu, Indra dan Budi berencana balik dulu ke kost untuk mandi dan ambil baju, lalu kembali ke kampus untuk tidur di ruang senat setelah menyelesaikan poster dan beberapa hiasan.

Indra & Budi kemudian menumpang mobil Budi yang kebetulan AC-nya mati. Malam itu Budi nyetir dengan 2 jendela terbuka. Mereka melewati Gedung Rektorat. Dan di situlah Budi melihat seorang cewek, berjalan sendirian di gelap malam, saat itu udah jam 23.30.

Yang bikin Budi ngeri, cewek itu berjalan tertatih-tatih, seperti orang yang susah jalannya. lalu kepalanya terkulai, seperti tulang lehernya patah. Budi kemudian bilang ke Indra “lihat di pinggir trotoar depan kita. ada cewek jalan malam2 begini.” Indra diam aja, karena udah mulai merinding. “lewatin yuk, gua penasaran liat mukanya”. demikian kata Budi.

Pelan-pelan mereka mempercepat mobil. lalu Budi & Indra melirik kaca untuk melihat wajah cewek itu. .wajahnya sangat pucat, matanya melotot serta lidahnya terjulur keluar berwarna kebiruan. !!! “Itu setan mahasiswi yang gantung diri di Rektorat!!”, kata Indra panik. Budi pun ngebut supaya mereka cepat sampai ke kost dan malam itu mereka tidak jadi nginap di kampus.

Catatan :
Buat warga UI pasti tau kisah mahasiswi yang gantung diri di Rektorat dan sampe sekarang masih gentayangan di kampus UI Depok. ada beberapa versi tentang penyebab mahasiswi tersebut gantung diri, yaitu : putus dengan pacarnya atau hamil karena diperkosa.

Buat yang punya pengalaman serupa tentang hantu mahasiswi ini, atau tau detailnya, seperti mahasiswi angkatan berapa dia (kalo gak salah, angkatan 90an awal ya?), jurusan apa (kalo gak salah, FISIP atau Sastra?) bisa di-post juga!
Cerita Mesteri Hantu UI – Kereta Hantu

Kereta Hantu merupakan legenda klasik warga UI Depok. Seorang teman gua yang kost di UI semasa kuliah, mengaku pernah mendengar bunyi kereta di malam hari sekitar jam 10-11 malam. Pada jam2 tersebut kereta sudah tidak lagi beroperasi, jadi itu adalah bunyi kereta hantu.

Kisah ini gua dapat sekitar tahun 2000 awal.

Pada suatu hari, ada mahasiswa UI bernama X yang malam itu berniat pulang ke rumahnya di kawasan Tebet menumpang kereta. Karena masih merupakan mahasiswa baru, dan belum lama naik kereta. jadi X belum begitu paham seputar jam-jam operasional kereta.

Malam itu, sekitar jam 9 X tiba di Stasiun Kereta UI. Suasana stasiun yang sepi samasekali tak membuat X curiga. Saat kereta datang (X punya karcis abodemen bulanan), X langsung masuk ke gerbong dan mengambil tempat duduk dekat jendela.

Suasana gerbong sepi dan tidak ada tukang jualan di dalamnya, X yang baru 1-2 kali naik kereta merasa tidak aneh dengan situasi ini. Penumpang kereta lain yang menunduk dan hanya diam serta berpakaian lusuh bahkan terkesan ketinggalan jaman juga tidak membuat X merasa janggal.

Saat kereta tiba di Stasiun Tebet, X bergegas turun. Ia satu2nya penumpang yang turun. Tidak ada penumpang lain yang turun di Stasiun tersebut. Saat berjalan, tiba-tiba langkah X dikejutkan dengan sapaan penjaga stasiun Tebet. “Dik, apa nggak capek kamu jalan kaki sepanjang rel ini?” Lalu X menjawab “Saya tidak jalan kaki, pak! Saya naik kereta”

Bapak itu menjelaskan “Kereta tidak ada yang beroperasi di jam ini, terakhir jam 8 malam. Adik naik kereta jam berapa?” X menjawab “Jam 21.30 pak” Bapak itu pun menambahkan sesuatu yang membuat bulu kuduk X merinding ngeri “Masalahnya, dari tadi saya memperhatikan adik. Adik tidak naik kereta, adik berjalan kaki di atas rel”

Jadi, X tidak menyadari sama sekali kalau kereta yang ditumpanginya dari Stasiun UI menuju Stasiun Tebet adalah kereta hantu.
==========================================================================
Cerita Hantu di UI – Penumpang Taksi Misterius di Gerbatama

Kisah ini didapat asli dari pengemudi taksi yang ngantar gua dan teman2 pulang ke rumah teman gua di Depok setelah kita rame2 konsultasi & ngetik skripsi di warnet dekat kampus. Malam itu, setelah makan roti bakar 24 jam di Margonda, kita nyetop taksi dan dalam perjalanan, seperti biasa. gua nanya2 ke sopir taksi “Pak, daerah sini angker gak?”

Trus, pak sopirnya cerita tentang cewek mahasiswi yang meninggal tertabrak di Gerbatama UI. Hantunya selalu nyetop taksi yang lewat Gerbatama dan minta diantar pulang ke Bintaro.

Biasanya sopir yang ngantar disuruh nunggu depan rumah dengan alasan si mahasiswi mau ngambil duit di rumah. Tapi, setelah 1-2 jam nunggu, orangnya gak nongol2. Akhirnya pak sopir ngetok pintu rumahnya dan bicara dengan orang rumah.

Setelah diceritain kejadian tersebut, seisi rumah langsung nangis dan ayah tuh cewek ngambil uang ongkos taksi lalu ngasih ke pak sopir dan minta maaf atas peristiwa itu. Sopir taksi yang kita tumpangi kebetulan mengalami sendiri kejadian itu. Gua dapat cerita ini sekitar tahun 2000.
==========================================================================
Cerita Serem Hantu UI – Hantu Tanpa Kaki di Perpus UI

Nama temen gue tuh Ali and Ahmad. Nah ini ceritanya Sabtu pagi si Ali nih udah deket2x ujian akhir semester. biasalah orang2x kuliah. nahh terus temennya si Ahmad neh masih bobok ngorok gede gak ketulungan. Sepi maklum kan weekend. si Ali mandi gosok gigi dan terus decide kalo dia bakal belajar di Perpustakaan UI.

Pas sampe di perpustakaan. si Ali nih ngeliat si Ahmad beberapa baris dibelakang dia. lagi belajar serius. so Ali gak mo ganggu si Ahmad. Beberapa jam udah lewat Ali gak ngeliatin orang yang dateng and pergi, terus gak sengaja tuh dia ngejatuhin pen ke bawah meja. Cuma pas dia mo ambil tuh pen dia ngerasa aneh di blakang dia. Terus dia liat lagi ke belakang si Ahmad nih masih ada di blakang dia. cuma si Ahmad gak ada kakinya sama sekali.

Baru gitu si Ali neh sadar terus dia bilang sendiri Kalo itu gak mungkin si Ahmad soalnya pas dia cabut si Ahmad kan masih ngorok. Terus pelan2x dia nengok lagi ke belakang. dan gitu kagetnya dia gak liat sapa2x sekarang. Karena udah sekitar jam 2 siangan and kampus UI hari sabtu tuh gak rame. pas itu dia ngerasa hawa dingin yang aneh di perpustakaan.

Karena takut Ali buru2x ngibrit balik ke tempat kostnya. dan disana dia nemuin si Ahmad masih pake kolor dan lagi gosok gigi. dan dia bilang sama si Ali kalo dia baru bangun dan gak mungkin ke Perpustakaan. So. siapa yang ada di perpustakaan UI itu?
=============== =========================================================
Hantu Ibu-Ibu di FHUI – Cerita Hantu Menakutkan di Kampus UI
Cerita ini gua dapet sekitar tahun 2000. Pada suatu hari, ada mahasiswa bernama X yang baru saja selesai kuliah dan membuat tugas. Nggak terasa, saat meninggalkan kampus, hari sudah maghrib dan X ingin langsung pulang ke tempat kostnya. Namun, di depan kampus FHUI, X melihat seorang ibu2 tua berpakaian Betawi dengan kebaya & tutup kepala menegur X sambil menanyakan arah jalan.

Si Ibu minta ditunjukkan arah menuju salah satu gedung di FHUI. X pun memberitahukan arahnya pada ibu tersebut. Tiba-tiba ia teringat bahwa bukunya tertinggal di ruang kelas. Jadi X pun tidak langsung pulang melainkan kembali ke kampus untuk mengambil bukunya. Setelah mengambil buku, X pun ingin ke toilet. Padahal kampus sudah sepi dan gelap. X memberanikan diri masuk ke toilet karena ingin buang air kecil.

Setelah selesai, X beranjak ingin pergi namun ia mendengar ada suara ibu2 tua yang ditemuinya tadi memanggil dirinya. Dan arah suara itu datang dari pintu toilet sebelah. X pun melongok ke toilet yang pintunya ternyata tidak dikunci tersebut dan betapa kagetnya ia melihat kepala si ibu yang memanggil2nya tergeletak di toilet. X pun pingsan dan ditemukan oleh penjaga kampus.

Konon, ibu itu adalah penduduk sekitar yang mati dibunuh dan jasadnya dibuang di lokasi FHUI jauh sebelum UI Depok berdiri. Dulunya FHUI adalah hutan atau rawa2 yang tidak berpenghuni.
==========================================================================
Cerita Hantu di UI – Hantu Mahasiswi Berkebaya di Fakultas Teknik
Kisah ini gua dapat sekitar tahun 1999. Dan menurut teman yang cerita, kejadian aslinya berlangsung tahun 1991-1992an. Saat itu, ada seorang mahasiswi Fakultas Teknik yang mengalami kecelakaan saat akan berangkat ke kampus menghadiri wisudanya.

Padahal mahasiswi tersebut sudah mengenakan kebaya lengkap dengan sanggul untuk difoto bersama teman-temannya di hari wisuda. Lalu setelah kejadian itu, setiap tahun, di saat Fakultas Teknik mengadakan acara wisuda, orang bisa melihat mahasiswi tersebut muncul.

Terkadang dia terlihat berdiri di atas balkon salah satu gedung kuliah yang menghadap ke arah lapangan. Atau terkadang dia kelihatan berjalan di sekitar kampus. Konon, arwah si mahasiswi tidak bisa menerima kenyataan kalau dirinya tak akan pernah diwisuda.
==========================================================================
MAU BACA LAGI KLIK DISINI!!!! KUMPULAN CERITA HOROR ok itu lachh ceritanya klo yang ada yang punya cerita menarik tulis aj di kotak komentar aja nanty aku post kan ok!!!! SALAM HOROR

Jenglot, Jenglot Bukan Manusia

Asal Usul

Misteri JJenglot – Seperti yang sudah beredar di masyarakat bahwa jenglot adalah makhluk yang berusia ratusan tahun, dengan postur tubuh kecil, wujudnya seperti mummy dengan ukuran panjang 5 cm, ada yang >10 cm, memiliki ciri khas, tubuhnya mirip tubuh manusia yang kurus kering seperti mummy, kukunya panjang bisa mencapai 2 cm lebih, panjang rambutnya biasanya melebihi panjang tubuhnya, matanya hitam tak mempunyai putih mata, tidak bisa berkedip alias selalu melotot. Jenglot ada yang mati, tapi ada juga yang hidup, jenglot yang hidup menghisap darah. Menurut salah satu paranormal dari semarang awal mula jenglot adalah dari petir yang dipegang dan di-sabdo oleh tiga wali, yakni Syekh Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ampel dan Sunan Giri. Ketiga wali tersebut menganggap petir kurang ajar karena menyambar-nyambar saat ketiga wali berjalan-jalan. Oleh karena itu petir ditangkap, kemudian di-sabdo. Secara fisik, jenglot berbentuk manusia, tapi sebenarnya dia itu jin.

Dilihat dari sudut dan dunia simbolik kalangan para dukun, jenglot dikatakan sebagai “mummy” yang konon berusia 300 tahun. Menurut Abas Soegiono, jenglot ditemukan saat sejumlah paranormal alias dukun melakukan tirakat di Wlingi, Jawa Timur tahun 1972.

Jenglot yang pernah dipamerkan ada empat, masing-masing disebut sebagai jenglot, yang konon berjenis kelamin lelaki dan konon pula bisa membantu mengamankan pemiliknya dari segala macam bahaya. Yang lain lagi adalah Bethoro Karang, pria juga, konon bisa membantu kelancaran usaha, menjaga keselamatan dan lain-lain. Lalu Bethoro Katon, konon berjenis kelamin wanita, di mana selain membantu melancarkan usaha juga bisa dipakai sebagai pengasih.

Yang terakhir, Begawan Kapiworo, katanya penjelmaan kera putih, ada hubungan dengan Anoman, mempunyai padepokan Kendali Sodo. Jenglot sendiri menurut Abas adalah benda mati, bukan makhluk hidup. Meski jenglot bukan makhluk hidup, tetapi daya spiritual jenglot tetap hidup. Karena itu jenglot “harus diberi makan”. Makanan jenglot adalah darah berjenis O dan minyak wangi. Abas menyebut merk minyak wangi yang katanya mudah didapat di pasar.

Ahli Forensik FKUI-RSCM: Jenglot Bukan Manusia
JENGLOT pernah diperiksa dr Budi Sampurna DSF di bagian Forensik RSCM. Benda sepanjang 10,65 cm, menyerupai boneka menyeramkan itu memiliki bagian serupa kepala, badan, tangan dan kaki serta rambut terurai sepanjang 30 cm. Ukuran masing-masing tampak proporsional. Hanya saja, ukuran kuku-kuku jarinya serta taring sangat panjang. Taring mencuat hampir sepanjang ukuran kepala, kuku juga panjang dan meruncing hingga bukan tidak mungkin membuat bulu kuduk penonton berdiri. “Setiap 35 hari pada Jumat Legi, kita kasih satu tetes darah dicampur minyak javaron seperti kalau banyak orang memberikan sesaji berupa kembang atau kemenyan,” kata Hendra.

Tak ada yang tahu apakah darah tersebut benar-benar diminum atau tidak oleh makhluk seberat 37,2 gram itu. Menurut Hendra, dalam tubuh jenglot masih terdapat kehidupan. Tanda kehidupan itu, menurutnya, dapat dilihat dari bola matanya yang bisa berpindah setiap saat serta rambut dan kukunya yang memanjang. Benarkah jenglot dan kawan-kawannya itu masih hidup atau setidaknya pernah hidup? Hendra dengan berani mengajukan “tantangan” agar para ahli kedokteran menelitinya secara objektif. Tampaknya gayung bersambut. Pihak forensik RSCM tertarik untuk meneliti “kemanusiaan” jenglot. Tentu saja bukan berdasarkan ilmu klenik, tapi secara medis berdasarkan ilmu pengetahuan. Maka pada hari Kamis, 25 September 1997 siang, makhluk jenglot dibawa ke RSCM untuk diperiksa secara medis. Ruang forensik dan ruang rontgent RSCM mendadak penuh sesak pengunjung.

Mereka terdiri dari paramedis, mahasiswa kedokteran, wartawan dan sejumlah pengunjung RS yang tertarik melihat kedatangan jenglot yang ditaruh dalam kotak kayu berukir itu. Ahli Forensik FKUI-RSCM, Budi Sampurna DSF mengatakan, pemeriksaan jenglot dengan latar belakang seperti yang telah diketahui masyarakat luas merupakan tantangan menarik bagi dunia kedokteran untuk membuktikannya dari segi keilmuan. Menurut dr Budi, guna membuktikan kemanusiaan jenglot, maka akan dilakukan deteksi dengan alat rontgent untuk mengetahui struktur tulangnya serta pemeriksaan bahan dasar kehidupan seperti C,H,O atau proteinnya.

Untuk keperluan tersebut, ahli forensik mengambil sampel dari bahan yang diduga sebagai kulit atau daging jenglot serta sehelai rambutnya. Pengambilan sampel dilakuan sendiri oleh Hendra yang saat datang ke RSCM membawa serta tiga batang hio. “Untuk jaga-jaga, jangan-jangan ada yang kena sawab-nya (pengaruh),” katanya perihal hio.

Dokter Djaya Surya Atmaja kemudian memotret dan mengukur berbagai bagian “tubuh” jenglot. Setelah itu dokter spesialis radiologi, dr Muh Ilyas memeriksa jenglot menggunakan sinar X. Dalam pemerikasaan lebih lanjut Hendra menolak barang koleksinya dibedah. Alasannya, jasad Jenglot akan rusak. “Akibat tidak baik bagi kita semua,” katanya.

Usai pemeriksaan ternyata hasilnya menyatakan jenglot tak memiliki struktur tulang. Hasil rontgent yang disaksikan puluhan wartawan, paramedis, mahasiswa praktek, ternyata hanya menampilkan bentuk struktur menyerupai penyangga dari kepala hingga badan. Selain itu terlihat juga jaringan kuku dan empat gigi selebihnya tak ada. “Ada bagian jaringan serupa daging, namun kita belum bisa memastikan apakah itu daging atau bahan lainnya,” kata Muh Ilyas.

Guna mendapat hasil lebih mendetail, maka jenglot diteliti dengan CT Scan. Ternyata jenglot tidak memiliki struktur seperti manusia kendati kenampakan luar menyerupai manusia. Kini pihak Forensik FKUI-RSCM masih meneliti sampel kulit/daging serta rambut jenglot untuk mengetahui golongan darah, DNA-nya. “Memakan waktu sekitar tiga minggu,” katanya.

Menanggapi hasil tersebut, Hendra mengatakan, “Apa pun hasilnya kita harus terima dong,” katanya. Majalah Gatra, Nomor 52/III, 15 November 1997 memberikan laporannya mengenai jenglot. Penelitian yang dilakukan Dokter Djaja Surya Atmaja PhD, dari Universitas Indonesia menunjukkan bahwa contoh kulit jenglot yang diperiksa memiliki karakteristik sebagai DNA (deoxyribosenucleic acid) manusia. “Saya kaget menemui kenyataan ini,” kata Djaja, doktor di bidang DNA forensik lulusan Kobe University, Jepang, 1995.

Namun Djaja menolak anggapan seolah ia mengakui jenglot sebagai manusia. “Tapi sampel yang saya ambil dari jenglot menunjukkan karakteristik manusia,” katanya. Adapun sampelnya berupa sayatan kulit jenglot berukuran setengah luas kuku, yang mengelupas dari lengannya. Contoh kulit itulah yang kemudian ditelitinya di Laboratorium RSCM atas prakarsa dan biaya pribadi. Spesimen seirisan kulit bawang itu kemudian diekstraksi agar DNA-nya keluar dari inti sel. DNA merupakan material genetik berupa basa protein panjang yang membangun struktur kromosom. Pada inti sel manusia terdapat 23 pasang kromosom. Masing-masing bisa dipenggal-penggal menjadi banyak lokus, satu unit yang membangun sifat bawaan tertentu.

Djaja memeriksa DNA Jenglot pada lokus nomor D1S80 dari kromosom 1 dan HLA-DQA1 dari kromosom 5, serta lima lokus khusus lain dengan teknik PCR (polymerase chain reaction). Pemeriksaan HLA-DLA-DQA1 memberikan hasil positif. Artinya, spesimen Jenglot itu berasal dari keluarga primata -bisa monyet, bisa pula manusia. Namun dari penyelidikan atas lokus D1S80, Djaja mendapat kepastian bahwa sampel DNA itu berkarakteristik sama dengan manusia. Temuan mengejutkan itu diperkuat dengan kajian mesin PCR. “Hasilnya begitu, saya harus bilang apa,” kata satu-satunya ahli DNA forensik Indonesia berusia 37 tahun itu. Hendra Hartanto gembira mendengar hasil penelitian Djaja. “Ini menyangkut peninggalan sejarah yang berumur 3.112 tahun,” katanya ketika ditemui Gatra di pameran Gelar Benda Pusaka Jenglot, di Plaza Metro Sunter, Jakarta Utara waktu itu.

Dokter Budi Pramono, yang pernah merontgen jenglot, terkejut mendengar hasil penelitian Djaja Surya. “Mirip bagaimana? Harus jelas. Saya kok kurang percaya. Nanti saya akan mengonfirmasikan langsung ke Dokter Djaja,” katanya. Yang pasti, Budi tak percaya jika jenglot dianggap hidup. “Makhluk hidup itu perlu makan dan bernapas. Lalu strukturnya perlu tulang, jantung, paru, dan lain-lain. Jenglot tak mempunyai itu semua,” katanya.

Untuk menjelaskan sosok jenglot secara lengkap, kata Budi, perlu diteliti lebih jauh struktur anatominya, aspek mikroskopis jaringannya, bahkan enzim yang ada di tubuhnya. Pimpinan RSCM sempat tertarik untuk meneliti Jenglot. Namun setelah Budi melaporkan bahwa jenglot tak memiliki kelengkapan organ sebagai makhluk, niat itu surut. Jenglot dianggap seperti karya mistik lainnya yang tak mengandung tantangan ilmiah. Sampai kemudian Djaja Surya menguji DNA dari kulit lengannya, yang ternyata berkarakteristik manusia. Tapi Djaja pun tak memutlakkan temuannya. Bisa saja penyelidikannya meleset karena sampelnya terkontaminasi. “Misalnya, kulit jenglot sebelumnya terkena olesan darah manusia,” katanya.

Waktu jenglot dipamerkan, seorang bapak yang mengaku dari Salatiga yang bertanya, “Bisakah jenglot berkembang biak?”

Pertanyaan itu semata-mata berpangkal dari kekhawatirannya jika “makhluk ganas” (karena makanannya darah) itu makin banyak. Tetapi Hendra menepis kekawatiran itu. Menurut dia, jenglot hanya hidup secara gaib (roh). Artinya, kehidupan yang dimiliki bukan seperti kehidupan makhluk hidup. Sebab, secara fisik jenglot sebenarnya sudah mati (mumi). “Namun, dalam kematiannya itu dia masih memiliki kekuatan,” ujarnya. Karena itu, dia mempersilakan orang yang memiliki tenaga dalam untuk membuktikan keberadaan “energi” itu.

“Energi yang terkandung di dalam jenglot betul-betul besar, sampai saya terpental beberapa meter. Padahal, saya sudah mengerahkan kemampuan tenaga dalam untuk meremukkannya, namun ternyata tak mampu. Wah, betul-betul luar biasa,” tutur salah seorang pengunjung yang tak mau disebut namanya, setelah menjajal energi yang tersimpan di jenglot yang dipamerkan di Ruang Pamer Pasarraya Sri Ratu Jalan Pemuda Semarang.

Memang, banyak pengunjung yang kurang percaya jenglot itu mempunyai energi supranatural. Namun, bagi pengunjung yang mempunyai ilmu tenaga dalam atau tenaga supranatural, baru akan mempercayainya mumi mini tersebut mempunyai energi yang besar. Sampai-sampai mampu melemparkan pengunjung yang menjajal-nya.

Beberapa pengunjung yang lain yang memiliki ilmu tenaga dalam ketika menguji juga mengalami nasib serupa, terpental. Namun ada juga pengunjung yang memang tak dibekali dasar-dasar ilmu tenaga dalam, ketika mau membuktikan energi jenglot oleh panitia dengan terpaksa tidak diperkenankan. “Jangankan diremas oleh orang tua, oleh anak kecil pun jenglot pasti remuk,” tutur Yehana SR, salah seorang panitia pameran.

Tidak hanya itu, kabar jenglot yang diduga mempunyai unsur DNA manusia dan energi supranatural juga telah mendunia. Buktinya, salah seorang pakar foto aura dari Belanda, yakni Ny Adri Bojoh Knijn, secara khusus datang ke Ruang Pamer Jenglot untuk mendeteksi keberadaan energi jenglot tersebut dengan alat foto aura.

Hendra Hartanto pemilik benda tersebut menjelaskan, soal asal-usul jenglot tersebut manusia atau bukan, tergantung pada kepercayaan. Karenanya, jika ada pihak lain yang mempercayai benda tersebut bukan merupakan jasad manusia sah-sah saja. Sedangkan soal penelitian DNA, pihaknya berencana akan melakukan pengujian ke Singapura dan Jepang.

Banyak pula pengunjung yang meragukan jenglot sebagai makhluk mati yang mempunyai energi. Misalnya, kapan jenglot memindahkan tangan atau kakinya. Mulai hari pertama hingga kelima dipamerkan, empat ”pertapa sakti” tersebut tetap dalam posisi semula: tangan tertekuk di depan dada, kedua kaki lurus-sejajar, dengan kedua mata terbuka.

”Katanya hidup, kok nggak bisa berkedip-kedip?” tanya seorang pengunjung.

Terhadap pertanyaan itu, Hendra menjelaskan, jenglot memang tak bisa berkedip. Namun, meskipun belum pernah memergoki, dia sering mendapati posisi kelopak mata yang berubah. ”Suatu saat, posisi kelopak mata terbuka lebar, tapi saat yang lain akan menurun. Saya memang belum pernah memergoki, tapi pernah mendapati kelopak mata dalam kedua posisi seperti itu,” ucapnya mencoba meyakinkan para pengunjung.

Dia menambahkan, yang dimaksud hidup dari jenglot bukan hidup seperti halnya manusia. ”Jenglot itu mumi, dan ‘kehidupannya’ ada dalam kematiannya itu. Jenglot hanya hidup secara gaib (roh).”

Jenglot berasal dari Petir
SRI Ningsih, paranormal di Jl Petek, Darat Nipah Selatan No 177A Semarang, mengatakan, jenglot memang memiliki kekuatan atau energi. Jadi nggak ada unsur rekayasa. ”Namun saya berbeda pendapat dari Hendra mengenai asalnya. Menurut saya, jenglot itu berasal dari petir yang dipegang dan di-sabdo oleh tiga wali, yakni Syekh Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ampel dan Sunan Giri,” tuturnya.

Mereka menganggap petir kurang ajar karena menyambar-nyambar saat ketiga wali berjalan-jalan. Karena itu petir ditangkap, kemudian di-sabdo. Karena berasal dari petir, maka jenglot memilki aliran listrik besar. “Secara fisik, jenglot berbentuk manusia, tapi sebenarnya dia itu jin. Setelah saya negosiasi, makanan jenglot bisa tanpa darah manusia, tapi cukup dengan minyak japaron,” tuturnya.
Sedangkan Harwanto, pengunjung asal Pedurungan, mengaku tertarik melihat jenglot, karena katanya termasuk manusia dan hidup. “Tapi ketika saya datang, berkedip pun dia tak bisa. Kalau demikian, jenglot tak ubahnya seperti benda pusaka lain, yaitu keris batu akik. Apalagi sesajiannya darah dan minyak wangi,” paparnya. LIHAT JUGA DI KUMPULAN CERITA HOROR

Sejarah Asal Usul Hantu Jeruk Purut


Asal Usul Sejarah Hantu Jeruk Purut. Hantu Jeruk Purut merupakan salah satu judul film horor indonesia, dimana film ini dibintangi oleh Shaila Marcia Joseph, Angie serta Samuel Z Heckenbucker dan pertama kali tayang pada 29 November 2006. Namun dalam kisah film hantu jeruk perut ini terinspirasi dari sebuah kisah nyata tentang Pastur Kepala Buntung yang terjadi di daerah Jakarta. Nah, dari situlah sejarah asal usul hantu jeruk purut dimulai.

Senin, 19 Maret 2012

Cerita Horor Kampus IPB

Di setiap tempat pasti punya cerita-cerita yang serem alias horor, termasuk juga kampusku di Bogor. Tapi meskipun serem, selalu menarik untuk disimak dan bikin penasaran, termasuk saya. Bukan untuk menakut-nakuti lho, anggap saja pengantar tidur atau bacaan sambil nonton bola, pasti jadi gak serem lagi…hehehe gak nyambung ya.
Kampusku di IPB Baranangsiang, dibangun sejak zaman penjajahan Belanda, jadi bangunan gedungnya juga berarsitektur Belanda kuno. Menurutku sih bagus, seperti di Eropa, tapi karena di dalamnya banyak yang tidak terawat jadi terkesan suram dan menyeramkan, wajarlah kalau beredar cerita-cerita horor yang turun-temurun di zaman kuliah dulu. Di gedung kimia, fisik dan botani, koridornya mirip rumah sakit. Gedung ini juga mempunyai lantai bawah tanah, tapi sudah ditutup sejak lama, sehingga sewaktu kuliah di sanapun saya hanya mendengar ceritanya saja dari teman-teman. Yang saya lihat hanya ada bekas lift kuno tapi selalu tertutup karena tidak dipakai lagi. Kabarnya sih dulu ada profesor yang meninggal di ruang bawah tanah, entah apa penyebabnya, entah benar atau tidak, namanya juga cerita turun-temurun pasti simpang siur dan sumbernya tidak jelas. Tapi sekarang kampus ini sudah banyak direnovasi karena untuk perkuliahan mahasiswa Pascasarjana, jadi mungkin kesan suram dan seramnya berkurang.

Yang paling populer adalah kisah mengenai dosen yang sudah meninggal mengajar lagi. Saya tidak tahu nama dosennya dan apa mata kuliahnya yang diajarkannya (sepertinya sih dosen pertanian) tapi ceritanya kurang lebih seperti ini (maklum agak-agak lupa). Sewaktu ada kuliah malam suatu mata kuliah di Ruang Tingkat Persiapan Bersama (TPB), kebetulan dosen pengajar mata kuliah bersangkutan berhalangan hadir, tapi tidak diberitahukan ke mahasiswanya. Otomatis karena tidak tahu, mahasiswa tetap menunggu karena memang baru telat beberapa menit. Tidak lama kemudian ada dosen pengganti yang muncul, beliau bilang kalau dia menggantikan dosen yang berhalangan hadir, proses perkuliahanpun sepertinya berjalan dengan normal, dan tidak ada satu mahasiswapun yang menyadari. Keesokan hari di mata kuliah yang sama, dosen yang berhalangan hadir kemarin menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa memberi kuliah kemarin malam dan lupa memberi pengumuman. Otomatis mahasiswa jadi ribut dan mereka bilang kalau kemarin malam sudah

ada dosen pengganti. Dosen itupun kaget mendengar cerita mahasiswa tersebut, tapi kemudian tahu siapakah yang dimaksud dan kemudian bilang kalau dosen tersebut sudah lama meninggal. Katanya sih kejadian almarhumah mengajar lagi di mata kuliah itu sudah beberapa kali. Tapi cerita seputar penyebab kematian dosen tersebut tidak saya peroleh, yang jelas seluruh mahasiswa kaget mendengarnya, wah jadi merinding nih.

Ada lagi cerita yang sering saya dengar dari teman-teman yang sering bermalam di laboratorium sewaktu penelitian. Mereka sering sekali mendengar suara ribut-ribut atau gaduh, seperti mahasiswa yang sedang praktikum, padahal setelah ditengok tidak ada apa-apa. Apalagi kalau di laboratoriumnya banyak rangka-rangka hewan, wuih tambah seru tuh, alias serem maksudnya hehehe. Untungnya saya sendiri belum pernah mengalami langsung, meskipun pernah satu tahun ada jadwal kuliah malam.
Tidak hanya di Kampus Baranangsiang saja, di kampus IPB lainnya seperti Taman Kencana, Gunung Gede dan Dramaga atau asrama mahasiswa (putra dan putri) juga banyak cerita-cerita serupa. Di Dramaga misalnya, katanya di rektoratnya pernah ada yang lihat antrian ATM ramai sekali padahal sekitar jam 12 malam, kalau manusia beneran mungkin gak ya. Atau ada lagi di gedung PAU lantai 4, pernah ada yang jualan bakso tengah malam, percaya gak percaya deh. Kabarnya juga di danau dekat LSI banyak yang tenggelam, mungkin karena tidak bisa berenang kali ya, tapi katanya juga di sana memang angker. Kalau yang satu kampus dengan saya pasti sudah mendengar ceritanya, atau mungkin ada yang mau menambahkan dan melengkapi?

Entah benar entar tidak, itu terserah keyakinan masing-masing. Tapi bagi saya, dunia gaib itu memang ada dan saya percaya, tapi karena berbeda alam ya kita gak perlu ngurusin urusan mereka dan tidak perlu takut, apalagi minta bantuan jin, syirik dong namanya. Kita urus saja urusan kita di dunia ini, dunia nyata, dunia manusia.

Selamat beristirahat, semoga mimpi indah. Jangan lupa kunci pintu dan jendela, tengok kanan kiri siapa tahu ada sesuatu yang muncul di dekat anda.HEHEHEHEHEHEHEHEHE

Rabu, 29 Februari 2012

Hantu Korea dan legendanya

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa begitu banyak film horor Korea yang menampilkan fitur gadis dengan rambut panjang dan hanbok longgar warna putih ? Dan mengapa kebanyakan dari mereka begitu pucat dengan duka? Dan mengapa begitu banyak dari mereka yang menghantui sekolah-sekolah??

Musim panas adalah musim horor. Diantara banyak cara untuk mengalahkan panasnya Korea adalah dengan metode favorit yakni mengeluarkan  keringat dingin dengan menakut-nakuti diri sendiri !! hehehe..konyol. Banyak film horor yang dirilis di musim panas dan spesial horor disiarkan di TV.
Jadi mengapa gadis hanbok berambut panjang putih  menjadi bintang horor musim panas? Mari kita lihat:




Hantu Korea, atau gwishin (귀신), sebagian besar adalah jiwa-jiwa orang mati yang  tidak bisa pergi ke sisi lain, mereka  penuh kesedihan yang mendalam atau memendam  kebencian, kadang-kadang mereka adalah korban ketidak adilan yang tidak bisa meninggalkan dunia ini sampai jiwa mereka tenang. Secara tradisional, banyak ritual perdukunan telah dikembangkan untuk tujuan ini.

Yang paling terkenal dari Korea adalah gwishin  cheonyeo (처녀 귀신), hantu perawan (gadis) . Sejak lahir seorang wanita di Korea secara tradisional cukup kesulitan, karena mereka diajari bahwa kebajikan terbaik adalah untuk melayani ayahnya, suaminya, dan anaknya. Cheonyeo yang mati berarti ia tidak memenuhi tujuan hidupnya dan tidak mungkin untuk merobek diri dari dunia ini.

Hanbok putih yang di pakai  gwishin ini adalah sobok (소복), pakaian berkabung tradisional. Rambut mereka terurai penjang kebawah, karena tidak menikah, mereka tidak memiliki hak untuk memasang kondenya.

Meskipun ada juga hantu  laki-laki yang disebut chonggak gwishin (총각 귀신, hantu sarjana ), tapi wanita adalah figur yang jauh lebih populer dalam budaya korea. Mereka telah menjadi daya tarik utama dalam film horor Korea sejak lama.
Dalam tradisi perdukunan, kadang-kadang "pernikahan jiwa" (영혼 결혼식) diadakan untuk "pasangan" cheonyeo dan chonggak sehingga jiwa mereka bisa beristirahat dalam damai. Kuil lain untuk cheonyeo gwishin menempatkan ukiran dan patung, dan  memiliki ritus tahunan yang menawarkan makanan dan minuman untuk jiwa-jiwa gwishin .

Musim panas banyak membawa kecelakaan tenggelam.  Gwishin Mul (물귀신) adalah  hantu air, jiwa mereka kesepian karena tenggelam. Mereka tidak suka sendirian di air dingin, sehingga mereka akan mengambil orang-orang yang sedang berenang dan menyeret mereka ke dalam air yang dalam .

Gwishin Mul adalah gwishin yang menjadi akrab dalam ungkapan  Korea  , yakni "taktik mul gwishin " (물귀신 작전). Hal ini digunakan bila Anda sengaja ingin mencelakai seseorang, sehingga menjadi ungkapan "jika aku akan turun, aku tidak akan turun sendiri" . Seperti ketika Anda tiba-tiba dibebani dengan pekerjaan tambahan di kantor, Anda santai saja mengatakan kepada bos Anda bahwa tim Anda adalah pekerja yang sangat baik sehingga dia harus lembur juga. itulah yang disebut taktik mul gwishin .

Gwishin lainnya yang sangat populer adalah gumiho (구미호), rubah berekor sembilan. Gumiho adalah seekor rubah yang berusia 1.000 tahun , yang jika baik,  akan dihormati dengan naik ke langit untuk ditempatkan di istana Kaisar Langit Agung, penguasa langit. Gumiho dikenal karena dapat  menyamarkan diri mereka sebagai wanita cantik di dunia manusia dan memangsa manusia.

Meskipun legenda asli yang disebutkan di atas, cerita hantu Korea yang berfokus pada gumiho memiliki perspektif negatif, dengan cerita-cerita dari pesta gumiho di hati masyarakat agar menjadi manusia sesungguhnya. Interpretasi lainnya adalah "romantis"  mengatakan bahwa jika gumiho jatuh cinta dan menikahi seorang pria manusia, dan mencoba untuk tinggal bersamanya selama 100 hari tanpa tertangkap, ia akan menjadi manusia sejati.
Drama Korea yang mengambil latar belakang cerita gumiho ini adalah "My Girlfriend adalah Gumiho" yang  dibintangi Lee Seung-gi dan Sin Min-ah . Sebuah cerita hantu yang sama sekali tidak menakutkan!

Pernahkah Anda memperhatikan berapa lama mahasiswa Korea tinggal di sekolah untuk belajar? Bahkan ada  yang disebut ''nighttime free study period'
(야간자율학습) yang secara praktis berarti Anda terjebak di sekolah sampai tengah malam. Sekolah tinggi, khususnya, bila belajar untuk ujian masuk perguruan tinggi, berarti itu adalah waktu yang panjang, sampai berjam-jam di sekolah.

Bahkan jika Anda terjebak di sekolah  tidak berarti seluruh sekolah terang menyala. Ada koridor gelap, ruang kelas biologi kosong yang penuh benda-benda aneh, kelas musik dimana instrumen nya tidak pernah  tersentuh, dan basement kosong.. Sayangnya, sekolah-sekolah tinggi dengan sejarah panjang tidak diragukan lagi memiliki siswa yang bunuh diri di sekolah. Cerita menyedihkan tentang sebuah jiwa yang bersembunyi di sudut-sudut gelap yang ada di setiap sekolah, sedikit berbeda namun semua agak sama.
Cerita-cerita ini telah menjadi tema utama bagi banyak orang, pada banyak film horor Korea, menampilkan seorang gadis berambut panjang yang menjadi gwishin bedanya ia memakai seragam sekolah.

Jika gwishin sekolah menengah dan sekolah tinggi menceritakan jiwa yang hilang , maka di sekolah-sekolah dasar ceritanya sedikit berbeda.
Kebanyakan sekolah dasar Korea mempunyai patung tokoh bersejarah yang terkenal, atau salah satu patung yang paling umum yang pernah, "anak-anak membaca". Dan ceritanya tentu saja, patung-patung itu menjadi hidup di tengah malam dan mondar-mandir di halaman sekolah.

Salah satu figur yang paling menakutkan bagi anak-anak ialah seorang martir bernama Yoo Kwansun (유관순). Yoo berusia  17 ketika ia ditangkap dan dipenjara selama pendudukan Jepang, Ia terlibat dalam protes  gerakan kemerdekaan. Dia akhirnya meninggal karena penyiksaan di penjara dan dihormati sebagai tokoh bersejarah.

Namun bagi anak kecil , meskipun mereka tahu ia penting dan seorang yang dikagumi dan dihormati, dan disetiap kelas ada potretnya namun mereka mengingatnya sebagai sejarah menakutkan. Ini tidak mengherankan karena ada begitu banyak legenda  tentang potret dirinya atau patungnya yang katanya patung nya akan berjalan di  malam Hari Kemerdekaan Gerakan (1 Maret, 삼일절) dan potret dirinya akan berteriak "Kemerdekaan Korea Selamanya!" dan akan bergerak jika Anda menatapnya dan memanggil namanya, Anda bisa melihat wajahnya yang tersiksa jika Anda melihat potret nya terbalik, dan segudang variasi lainnya.
Terus terang, saya tidak berpikir saya akan merasa nyaman berada di ruangan yang sama dengan potret di malam hari. Cerita anak-anak yang menakutkan!! 


Dalam setting  yang lebih modern, "Jayuro gwishin" (자유로 귀신) mengejutkan  banyak saksi. Jayuro adalah jalan raya yang menghubungkan Goyang ke Paju, terletak di sebelah utara Seoul dan terkenal digunakan oleh orang-orang di distrik Ilsan untuk bolak-balik. Jalan rayanya  mengikuti Sungai Han dan sangat terkenal karena sering diselimuti kabut yang mendalam, sehingga banyak terjadi kecelakaan mobil.

Beberapa menyalahkan kecelakaan pada sesuatu yang lain, . Disebutkan Banyak orang yang berkendara di jalan raya telah  melihat seseorang berdiri di sisi jalan, -tampaknya seperti  seorang wanita muda yang memakai kacamata hitam dalam kesulitan, Dan...ternyata Setelah melihat lebih dekat, ternyata dia tidak memakai kacamata sama sekali, matanya dicungkil dan kosong!!.
Ada juga kisah tentang sopir taksi yang menjemput seorang wanita muda pada hari hujan dekat Jayuro, dan ia  mengikuti  alamat dalam sistem GPS,  ke daerah terpencil. Ketika ia melihat di cermin kembali untuk meminta penumpangnya untuk memberi petunjuk lebih rinci, ia menemukan kalau penumpangnya sudah  tidak ada lagi. Dengan heran ia menghentikan taksinya dan menyadari bahwa ia telah berhenti di depan sebuah pekuburan umum. Rumah penumpangnya adalah
kuburan !!.

Seorang pria secara nyata mengupdate postingannya di sebuah forum tentang "gadis mabuk"  di stasiun Oksu . Orang-orang meninggalkan komentar; menyuruhnya untuk berbicara dengannya, untuk memastikan tidak ada yang buruk terjadi padanya. Tapi satu saat ia ada di sana, saat lain dia tidak. Laporan orang itu bahwa dia akan menyelidiki dan tak seorang pun mendengar darinya lagi.
Anda dapat mengunjungi web si pemuda tentang gwishin  Oksu Station disini


Tempat yang terdingin di rumah: gwishin kamar mandi. Pernahkah Anda ke toilet tua atau kakus? Saya beritahu ya, ketika masih kecil yang kulihat kamar mandi atau toilet orang-orang di pedesaan benar-benar menakutkan. Jauh dari rumah, gelap, dan sempit, dan cerita  tentang gwishin yang menghantui mereka merajalela.

Bahkan di zaman modern ini , cerita tentang gwishin kamar mandi masih membekas. Terutama mengenai kamar mandi di sekolah (tentu saja) dan kantor, dimana siswa belajar dan karyawan bekerja sampai larut malam, dan di langit-langit yang cukup tinggi ternyata ada gwishin  menggantung terbalik dan berayun-ayun dan bermain-main  dengan rambut Anda. Hiiiii...!!!

Ada juga legenda perkotaan gwishin di studio rekaman, dimana suara mereka muncul secara acak dalam rekaman, atau siluet mereka ditampilkan bersembunyi di bilik rekaman. Dalam kasus apapun, banyak penyanyi yang menjadi saksi telah melihat gwishin ketika mereka sementara rekaman dan tiba-tiba  dikabarkan albumnya menjadi hit, sehingga dalam beberapa kasus,perusahaan yang menaungi sang  penyanyi 'akan membuat cerita dan melepaskan cerita tersebut  ke pers sebagai taktik pemasaran .

Ada lebih banyak cerita di luar sana,  mustahil untuk mendaftar mereka semua. Tapi mungkin salah satu yang paling terkenal adalah cerita tentang ibu satu anak yang tidak menjawab bahkan setelah dipanggil beberapa kali:

"Moooooom Moooooooom! MOOOOOOOM !!!!!"

Sang ibu akhirnya berbalik dan menghadapi sang anak.

"IBU, aku memanggil anda berkali-kali kenapa ibu tidak menjawabku ?!??"

Sebuah senyum licik melintas di wajah ibu dan dia menjawab,

"Apakah aku terlihat seperti ibu mu?"

Cerita Horor Mitos Jepang Kuchisake Onna


Di setiap negara pasti punya Lagenda atau Mitos tersendiri,seperti di indonesia dengan duet pocong dan kuntilanak nya, di eropa dengan vampire nya,di mesir dengan mumi nya,di jepang juga ada salah satu Lagenda tersendiri,yaitu " Kuchisake Onna "


Legenda ini dikatakan berasal dari seorang perempuan muda bernama Kuchisake Onna yang hidup ratusan tahun yang lalu sebagai istri atau selir dari seorang samurai. Perempuan ini mempunyai wajah yang sangat cantik, karena itu sang samurai berkata tidak akan ada lagi wanita lain yang akan dicintainya.

Tapi rupanya cinta bertepuk sebelah tangan dan perempuan muda tersebut mengkhianati sang samurai dengan berselingkuh. Ketika rahasia gelapnya diketahui, sang samurai tentu merasa sangat cemburu dan langsung naik pitam.

Mata hatinya menjadi gelap dan akal sehatnya sirna. Dia langsung mencabut pedangnya dan membelah celah mulut sang perempuan dari telinga kanan ke telinga kiri. Dia lalu berkata, "Siapa yang akan berpikir kalau kamu cantik sekarang?!"

Mulut Kuchisake Onna menganga terbuka lebar, tapi tidak ada suara apapun yang keluar dari mulutnya. Yang ada hanya darah mengalir deras membasahi kimononya. Matanya melotot dan berlinang air mata menandakan bahwa dia sedang menahan rasa sakit yang teramat sangat. Tapi tetap tidak ada suara apapun yang keluar dari mulutnya.

Dibiarkan begitu saja oleh sang samurai selama berjam-jam lamanya, sampai akhirnya dia meninggal dunia. Karena matinya penasaran, arwahnya masih bergentayangan untuk terus mencari sang samurai dan menuntut balas dendam.

Julukannya adalah setan bermulut celah.

Singkat cerita, legenda ini diteruskan turun-temurun sampai sekarang. Mitos yang ada sekarang adalah mitos yang menyatakan bahwa seorang wanita menjelajah di malam hari dengan wajah tertutup oleh masker bedah.

Ketika ia menemukan seorang laki-laki, dia malu-malu akan bertanya, "Apakah aku cantik?" ("Watashi kirei?").

Jika orang itu menjawab "Ya," maka ia akan melepas topeng dan berkata, "Bagaimana kalau sekarang?" ("Kore demo?"). Pada titik ini, jika korban menjawab "Tidak," dia akan membunuh mereka atau memotong mulut mereka menyerupai miliknya dengan gunting atau pisau.

Tapi jika korban mengatakan dia tetap cantik untuk kedua kalinya (setelah sang perempuan membuka maskernya), ia mengikuti korban sampai ke rumah dan membunuh mereka di ambang pintu tempat tinggal mereka.

kira-kira seraman mana ma yang di indonesia :p

Selasa, 28 Februari 2012

Kumpulan Cerita Lucu




Si Udin di Spanyol

Si Udin ceritanya sedang liburan di Spanyol dan nonton
Matador lawan Banteng. Setelah pertandingan usai dan
perutpun lapar, pergilah dia ke restoran terdekat.

Karena bingung melihat menu, si Udin bertanya kepada
pelayan: "Apa menu istimewa restoran ini ?" Pelayan: "La
Pome, Sinor !"

Si Udin: "Apa itu ?"

Pelayan: "La Pome adalah sejenis steak daging yang
berbentuk lonjong kecoklatan, empuk dan enak".

Si Udin: "OK saya minta satu !"

Setelah hidangan tersaji dia pun melahapnya dengan
nikmat. Keesokan harinya kembalilah dia ke restoran yang
sama setelah selesai menonton pertandingan Matador tsb.

Dengan yakin si Udinpun berkata: "La Pome satu !!!"

Tetapi ketika hidangan tersaji, berbeda dari kemarin, hari
ini kecil, hitam, pahit, alot lagi.

Dan si Udinpun protes: "Kenapa kemarin dagingnya
besar, empuk dan enak?"

Pelayan: "Kemarin itu ANU nya Banteng, Sinor. Tapi hari
ini yang mati Matadornya bukan Bantengnya".



Nasi Doang

Suatu ketika seorang bapak dari Medan datang ke
jakarta. Ia masuk ke rumah makan dan seorang pelayan
menyodorkan menu makanan kepadanya. Bapak ini
melihat , ada Nasi Rames, Nasi Goreng, Nasi Kuning, dan
Nasi Doang. Bapak ini berpikir sejenak dan ia
memutuskan memesan Nasi Doang, Karena ia belum
pernah merasakan yang namanya Nasi Doang. Pelayan
mengantarkan nasi kepada si Bapak . Lama ia menunggu,
kok lauknya tidak kunjung datang? Ia memnggil pelayan
dan bertanya mana lauknya?
Pelayan pun menjawab , " Bapak kan cuma memesan
nasi." " Siapa bilang ? Aku kan sudah bilang aku
memesan Nasi Doang. Doangnya mana?

Nenek Gayung – Cerita Horor Metropolitan


Tahun 2012, Tahun Shio Naga Air, membawa cerita mistis yang cukup fenomenal : Nenek Gayung. Hadir di awal november 2011, cerita horor tentang Nenek Gayung ini mendadak populer di awal tahun 2012 ini.

Budaya metropolitan ibukota Jakarta, yang bersifat materialis, realis dan individualis seolah tercoreng dengan hadirnya kekuatan mistis yang sangat tidak realistis. Kisah hantu Nenek Gayung, yang disebut sebagai hantu, atau sosok mahluk gaib sebangsa Jin dan Siluman seolah menjadi teror tak nampak. Ya, Jakarta telah memiliki Urban legend baru : Nenek Gayung.

Dibawah pilar-pilar beton jalan layang, dibawah jutaan mobil dan motor yang berseliweran di jalanan ibukota, kisah Nenek Gayung ini menjelma.

Nenek gayung disebut-sebut memiliki ciri fisik yang menarik. Seorang wanita tua renta, berpakaian serba hitam dengan membawa sebuah tikar lusuh dan gayung. Teror yang disebarkan oleh kisah mistis ini cukup fenomenal, hanya dengan bercakap-cakap dengan sosok ini, maka dikisahkan sang hantu malam harinya akan mendatangi orang tersebut, meletakkan tubuh orang tersebut yang entah kenapa tidak bisa berbuat apa-apa diatas tikar yang dibawanya, kemudian memandikannya dengan gayung yang dibawanya. Dan, yang mengerikan adalah, setelah itu, disebutkan bahwa kemudian orang tersebut akan meninggal esok harinya.

    Sebagian kisah lain menyebutkan bahwa nenek gayung ini adalah tumbal atau korban dari sebuah proyek Megapolitan Jakarta, dan beberapa cerita minor tentang bahwa Nenek Gayung ini adalah sosok paranormal yang ditugaskan untuk mencari tumbal-tumbal dalam proyek pengembangan jalan di Ibukota.

Cerita yang berbau mitos, mistis dan kebohongan ini semakin berkembang, setelah berbagai situs, blog dan portal menceritakan dan mengisahkan sosok ini.

Bahkan dibeberapa situs, seperti situs Berita Unik Terbaru, hadir puluhan komentar yang menyebutkan dan menceritakan tentang “kebenaran” sosok nenek gayung ini, bahkan sampai tahu sekarang nenek gayung tengah bergerak kemana, meneror daerah mana di ibukota – Tanggerang – Bogor – Bekasi, Penampakan Terbaru Nenek Gayung, dan lebih parahnya, bahkan sampai banyak yang sengaja mencari informasi seputar nenek ini, mulai dari asal muasal Nenek gayung sampai dengan hal mustahil : Video Youtube Nenek Gayung.

Kebenaran kisah ini sangat diragukan karena datang dari mulut ke mulut, tanpa bukti yang jelas dan hanya membawa serta menimbulkan kisah gosip yang cenderung bohong, atau lebih parah : Fitnah (kan sinenek tersebut di gosipkan gak bener, berarti fitnah).

Sepertinya aparat kepolisian dan pemerintah harus bekerja untuk meredam isu murahan Nenek Gayung ini, sehingga tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.